Ada Kampung Budaya di Gedung RRI

Hari Sabtu (18 April) kemarin, saya dan seorang teman saya memutuskan untuk keluar kantor bersama untuk meliput salah satu acara yang sedang berlangsung di Bandung, tepatnya di RRI Bandung yang ada di jalan Diponegoro, di samping PUSDAI kota Bandung.

Pada hari Sabtu kemarin, RRI tengah mengadakan acara Kampung Budaya UNPAD 2008 bekerja sama dengan BEM Universitas Padjadjaran. Dan hebatnya lagi, acara ini juga disiarkan secara langsung oleh RRI Bandung.

Sesuai dengan judul acaranya, pengisi acara di Kampung Budaya UNPAD 2008 ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Pertunjukan kebudayaan yang berbeda-beda ini tidak henti-hentinya memanjakan pengunjung yang mendatangi RRI hari itu. Acara yang dimulai pada pukul 08.00 ini terus berlangsung sampai sore sekitar pukul 17.00 WIB. Dari UNPAD-nya sendiri, beberapa fakultas seperti Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Komunikasi turut serta meramaikan acara ini. Mereka menampilkan tari-tarian seperti tari Saman dan Arumba.

Selain itu acara tersebut juga diisi oleh SMA-SMA yang ada di Bandung (kabaret, tari merak dan tari topeng), beberapa SD (perkusi, tari ronggeng nyentrik, tari merak SD, dan kaulinan barudak), serta kampus-kampus lain seperti STSI yang menampilkan karawitan dan IPDN yang menampilkan tarian Bali. Ketika teman-teman dari IPDN menampilkan Tarian Bali yang bercerita tentang pertarungan tokoh jahat dan tokoh baik, antusias penonton tampak cukup besar. Hal ini ditandai dengan penuhnya kursi penonton yang sebelumnya tampak sedikit sepi. Tarian yang disuguhkan tersebut dimainkan oleh teman-teman IPDN yang berasal dari Bali sehingga merupakan daya tarik tersendiri bagi penonton yang datang ke acara Kampung Budaya tersebut.

Arumba Daeng Orchestra yang menyuguhkan lagu-lagu tradisional sampai dengan lagu internasional yang dikemas dengan alat musik bambu yang juga cukup menghibur. Karena lagu-lagu yang dinyanyikan cukup familiar di telinga pendengar pada saat itu. Sehingga tidak sedikit pengunjung yang juga ikut menyanyikan lagu yang sedang diaminkan oleh kelompok Arumba Daeng Orchestra.

Selain diisi oleh pertunjukan-pertunjukan seni, Kampung Budaya UNPAD ini juga diisi oleh stand-stand makanan khas sunda yang dijual oleh mahasiswa-mahasiswa UNPAD. Sehingga pengunjung yang datang ke acara ini bisa mengganjal perut dengan membeli makanan ringan di stand-stand tersebut.
Salut untuk mahasiswa UNPAD.

Nansee.